bola basket, basket, basketball, permainan bola basket, aturan main basket, peraturan bola basket, Naismith, jumlah pemain basket, jumlah pemain bola basket, pemain bola basket, sejarah bola basket, sejarah basket, olahraga basket

Jumlah Pemain Basket dan Keunggulannya

Jumlah pemain basket – Tahukan Anda jumlah pemain basket saat awal ditemukan pada tahun 1891 berjumlah 18 pemain dalam satu lapangan? Bisa dibayangkan dengan dimensi lapangan bola basket yang kecil seperti itu dipenuhi dengan 18 orang. Mereka saling memperebutkan bola untuk mencetak skor dengan aturan-aturan seadannya.

Bahkan sejarah mencatat pada kompetisi resmi pertama pada tahun 1895 antara Minnesota A&M melawan Hamline University masih 9 vs 9 pemain. Begitu panjang riwayat bola basket. Bahkan ini merupakan satu-satunya olahraga Amerika Serikat dengan sejarah yang gamblang.

Fun fact tentang jumlah pemain bola basket:

Pada tahun 1896, pertandingan antara University of Chicago melawan Iowa memperkenalkan permainan bola basket 5 lawan 5.

Dari sekian banyak referensi yang kami dapat, hanya satu yang mencatat riwayat ini loh. Jadi membuat fakta ini sangat sulit ditemukan pada literature manapun. Silahkan diingat-ingat ya.

Evolusi Pemain Basket

Gagasan Pertama Bola Basket

james naismith, basketball, main basket, bola basket, permainan basket, aturan main, olahraga, jumlah pemain basket, pemain bola basket, sea games, kesehatan
Sang penemu permainan bola basket, Dr. James Naismith, berdiri di lapangan (rumput) membawa bola dan keranjang.

Permainan bola basket memang ditemukan di Amerika Serikat. Maka tidak heran jika ini merupakan salah satu permainan dengan peminat yang paling banyak negeri Paman Sam. Permainan ini pula satu-satunya olahraga orang Amerika Serikat dengan riwayat yang gambling. Anda dapat menemukan banyak hal tentangnya dimanapun.

Jadi, permainan basket ini ditemukan oleh James Naismith pada tahun 1891 tepatnya pada bulan Desember. Bulan dimana salju turun di Amerika Serikat sehingga membuat olahraga outdoor pun harus dihentikan jika memang tidak memungkinkan. Namun kebanyakan hampir seluruh jadwal olahraga outdoor akan dibuat ulang pada musim-musim dingin ini. Tidak lain karena kondisi alam yang dapat berubah-ubah.

Namun gagasan manusia dalam berpikir tidak berhenti pada musim apapun. James Naismith mendapat tugas untuk menemukan suatu permainan agar kawan-kawanya di Young Men’s Christian Association (YMCA) training school di Springfield, Massachusetts dapat tetap berolahraga. Meskipun harus dilakukan indoor (di dalam ruangan).

Tidak hanya itu saja, Naismith juga menggagas permainan yang mudah dimainkan namun cukup sulit. Suatu permainan indoor ataupun outdoor. Dapat dimainkan oleh banyak pemain sekaligus. Karena yang diajar adalah anak-anak muda maka permainan haruslah menyesuaikan dengan kesukaan mereka.

Sebuah permainan yang tidak hanya mengandalkan fisik atau kekuatan badan. Misalnya permainan sepakbola, football Amerika atau rugby yang seringkali membuat para pemainnya mendapat luka. Atau bahkan tulang patah. Namun Naismith harus memikirkan permainan yang lebih santai. Dengan tetap mempertimbangkan beberapa poin tersebut.

Kemiripan Dengan Olahraga Lain

Maka benar saja jika permainan bola basket ini sangat mirip dengan rugby Amerika (oper), rubgy Inggris (pantulan bola), lacrosse (ring), sepakbola (bentuk dan ukuran bola), dan suatu permainan yang pernah Naismith mainkan saat masih kecil bernama duck on a rock. Sebuah permainan yang tidak memperbolehkan para pemain untuk menghempasnya. “sebuah ring dengan lubang horizontal ditempatkan di tempat yang cukup tinggi sehingga untuk mencetak skor maka bola harus dilempar sedemikian rupa”. Dan tidak hanya sekedar melempar seperti melempar batu di sungai.

Saat bola basket awal ditemukan, Naismith juga sudah melengkapinya. Dengan apa yang biasa disebut 13 aturan asli bola basket, ring, lapangan, wasit dan pemain yang berjumlah 9 lawan 9.

Ring pada awal penemuannya tidaklah seperti yang ada saat ini berbeda dengan yang dahulu. Saat pertama ditemukan, Naismith hanya menggunakan bak berbentuk tabung. Para pemain mencetak skor dengan memasukkan bola lewat atas. Dan setiap kali pemain mencetak skor, seseorang (ballboy) harus mengambil bola di dalam bak tersebut. Ini karena bagian bawah dari ring atau bak ini tidak berlubang. Cukup menarik bukan?

Ring saat itu tetap ditempatkan di area yang cukup tinggi seperti saat ini. Hanya berbeda media golpal dan bentuknya. Namun, beberapa tahun kemudian bagian bawah dari bak dilubangi. Sehingga bola ketika masuk akan jatuh dan tidak lagi diperlukan orang untuk mengambilnya.

Jumlah Pemain Basket Yang Membeludak

Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, permainan bola basket saat awal ditemukan dimainkan dengan jumlah pemain basket  9 lawan 9. Ini sudah sesuai dengan harapan senior Naismith yang menugaskannya untuk membuat suatu permainan yang dapat dimainkan oleh banyak orang. Jumlah pemain basket 9 pemain ini masih sedikit dibanding olahraga lain seperti sepakbola yang memainkan 11 orang. Mungkin ini karena permainan bola basket ditujukan untuk permainan indoor sehingga jumlah pemainpun dibatasi.

Namun selaras berjalannya waktu, jumlah pemain basket pun menjadi 5 lawan 5 seperti saat ini. Mengingat dimensi lapangan bola basket pun sangat terbatas dan perkembangan cara bermain, maka pemain dalam lapanganpun harus dikurangi.

Kesuksesan Bola Basket Sejak Awal

Permainan ini pun menyebar bak api melalap hutan. Beberapa minggu setelah permainan ini ditemukan, para siswa memperkenalkannya pada cabang-cabang YMCA lainnya. Aturan-aturannya pun dicantumkan dalam majalah Kampus yang mana ia disebarluaskan melalui surat ke seluruh YMCA di penjuru negeri Paman Sam.

Badan eksekutif sekolahan pun ikut ambil andil yang signifikan dalam penyebaran permainan ini. Dengan bekal perwakilan dan presentasi yang baik, maka permainan bola basket dapat diterima oleh banyak sekali Negara-dunia dunia. Bahkan ini terjadi begitu cepat. SMA dan kampus-kampus saat itu mulai memperkenalkan permainan baru ini. Dan akhirnya pada tahun 1905, bola basket secara resmi ditetapkan sebagai permainan olahraga musim dingin. Satu tahun berikutnya, tepatnya pada tahun 1906, hampir seluruh media dalam permainan ini diganti.

Sebut saja ring yang dulunya terbuat dari bak diubah menjadi lingkaran besi dan dilengkapi dengan jarring-jaring. Bola yang dahulunnya menggunakan bola dari permainan sepakbola diganti dengan bola Spalding, mirip dengan yang kita gunakan hari ini. Ini bola dengan ukuran yang lebih besar daripada bola dalam sepakbola dan dengan struktur terluar bola mudah dipegang oleh pemain.

Maka tidak heran jika permainan dengan mudah menyebar di negeri Paman Sam. Bahkan Negara-negara dunia lainnya.

Usai penemuan permainan ini, ia langsung terkenal di berbagai wilayah. Bahkan saat perang dunia, permainan ini pun selalu dimainkan oleh para tentara di medan tempur. Tentu saja dimainkan di waktu senggang ya bukan pas perang.

Misalnya pada saat Perang Dunia Pertama pada tahun 1914. Pasukan Tentara AS bertempur di Eropa pada tahun 1917. Pada saat-saat ini, American Expeditionary Force selalu memainkan bola basket dimanapun mereka berada. Bersama-sama dengan para prajurit, terdapat ratusan guru olahraga yang tahu cara main bola basket. Bahkan sang penemu, Naismith pun menghabiskan waktu selama 2 tahun dengan YMCA di Perancis pada waktu yang sama.

Keunggulan Bola Basket

Permainan bola basket berkembang dengan cepat bahkan saat konflik local maupun internasional sedang menjamur. Tahun-tahun yang kami sebutkan di atas masihlah sarat dengan perang dunia I, perang dunia II, rasisme yang terjadi pada kulit hitam dan konflik-konflik lainnya.

Lalu apa yang membuat permainan ini begitu digemari dan mudah diterima oleh banyak kalangan. Jika dilihat dari manfaatnya untuk kebugaran tubuh, maka permainan ini salah satu yang memberi asupan cukup banyak.

Apa Saja yang Dibutuhkan Jumlah Pemain Basket

Keseimbangan

Berlarian dalam permainan bola basket membutuhkan keseimbangan badan sehingga seorang pemain tidak akan terjatuh saat mengejar atau melakukan dribble bola. Tidak hanya saat mengejar bola atau dribble bola namun saat mencetak skor pun dibutuhkan keseimbangan badan. Coba saja saat melempar bola namun Anda diganggu oleh pemain lain. Ini membuat tubuh Anda tidak lagi dalam keadaan sempurna saat akan melepaskan lemparan bola.  Ini membuat bola terlempar jauh dari ring.

Aktivitas yang terjadi dalam permainan ini adalah lari cepat dalam usaha untuk mengejar bola atau menangkap bola yang dioperkan. Sering pula para pemain harus berlarian untuk menangkap operan bola tersebut. Saat mengejar bola tersebut, ia membutuhkan keseimbangan tubuh agar ia tidak terjatuh sebelum bola tertangkap.

Kelincahan

Lapangan bola basket sangat kecil jika dibandingkan dengan lapangan sepakbola. Bahkan dengan lapangan football amerika, lapangan bola basket masih terlalu kecil. Ini menyebabkan permainan berjalan sangat cepat, tergantung stamina para pemain. Namun meskipun dengan stamina yang buruk pun, para pemain tetap dituntut untuk bermain cepat karena beberapa peraturan. Peraturan yang secara sah akan memberi sanksi kepada tim atau pemain yang terlalu lama memainkan bola jika belum melempar bola kea rah ring sekalipun.

Kecilnya lapangan dan peraturan-peraturan yang telah ditetapkan membuat para pemain akan saling bertemu tatap muka dengan lawan. Apalagi jika defense yang diterapkan lawan adalah one-on-one dimana satu pemain menempel satu pemain lawan. Maka sudah pasti kita akan ditempel terus oleh lawan sehingga ruang gerak pun sangat terbatas.

Di saat seperti itu Anda membutuhkan kelincahan. Kelincahan sangat bermanfaat untuk menghindari jeratan defense lawan. Dengan cara berkelok-kelok, Anda memanfaatkan kelincahan untuk melewati lawan dan mencetak skor.

Tidak hanya dalam usaha berlari melewati lawan saja, Anda membutuhkan kelincahan dalam melakukan dribble. Saat tangan kanan tidak lagi bisa digunakan untuk dribble maka tangan kiri pun harus digunakan. Kelincahan dalam dribble juga sangat berpengaruh dalam permainan bola basket. Ini agar bola tidak mudah dicuri lawan.

Kekuatan

Mungkin ini factor utama yang harus dimiliki oleh seorang Center atau mungkin bisa disamakan dengan Back ya atau kipper dalam olahraga sepakbola. Ia bertugas sebagai lapisan terakhir untuk menahan serangan lawan.  Center umumnya dan 99% berbadan paling besar daripada rekan-rekan lainnya.

Tidak jarang seorang Center harus lompat ke sana dan ke mari untuk menghalau bola yang dilempar atau akan dilempar lawan. Saat lompat inilah ia membutuhkan kekuatan terutama otot. Kekuatan yang baik ini membuatnya mampu melakukan lompatan tinggi.

Nah bagi si penembak, kekuatan dibutuhkan saat ia melempar bola ke arah ring. Namun tidak serta merta bola dilempar sekencang-kencangnya ya. Tetap harus ada control saat melempar bola sehingga bola mengarah ke ring dengan tepat.

Selain saat melakukan shooting, kekuatan juga dibutuhkan oleh seluruh pemain dalam mengoper bola ke rekannya. Memang ya ketika operan yang dilakukan tidak terlalu jauh, kita seperti tidak butuh kekuatan namun tetap saja jika dalam kondisi letih maka jarak berapapun akan melelahkan. Apalagi jika kita harus mengoper bola ke rekan yang berada di area jauh dari kita. Maka ini sangat dibutuhkan tenaga agar bola sampai ke rekan tersebut.

Kekuatan selanjutnya adalah saat melakukan Block atau Blocking. Ini adalah gerakan defensive yang dilakukan pemain dengan posisi apapun ketika mendapat serangan. Bola yang telah dilempar  dan Nampak masih bisa kita raih maka kita langsung menghempaskannya. Sehingga percobaan lawan untuk mencetak skor pun gagal.

Umumnya saat melakukan blocking ini pemain tersebut akan membuang bola karena beberapa keterbatasan sehingga lebih aman untuk membuangnya saja. Saat menghempaskan bola ini pun membutuhkan kekuatan tangan sehingga bola tidak akan jatuh pada tangan lawan lagi. Perebutan bola pun terkadang terjadi saat blocking. Maka saat perebutan inipun setiap pemain membutuhkan kekuatan untuk merebut bola.

Kecepatan

Berlari dan mengambil keputusan  saat akan menembakkan bola atau mengopernya. Kedua hal ini sangat membutuhkan kecepatan. Terlebih lagi untuk pengambilan keputusan. Dalam sebuah permainan bola basket yang sangat kolektif atau permainan tim. Maka sangat menekankan permainan yang melibatkan seluruh pemain.

Keputusan yang sulit diambil adalah ketika kita harus mengoper bola ke rekan atau menembaknya langsung ke ring. Tidak jarang keputusan-keputusan yang kurang cepat diambil berakibat kehilangan kesempatan untuk mencetak skor.

Ini bukan berarti kita harus menembakkan bola ke ring ya, mengoper bola ke rekan pun juga menjadi pilihan yang sangat baik untuk mengedepankan permainan tim.

Daya Tahan

Ini bisa juga diartikan sebagai stamina seorang pemain bola basket. Berbeda dengan sepakbola yang meskipun lapangannya sangat besar dan pemainnya berjumlah 11; para pemain sepakbola seringkali masih bisa “mengulur” waktu dengan berjalan untuk  mengatur nafas dan menjaga stamina. Ini dilakukan agar mereka tetap fit sepanjang permainan.

Sedangkan dalam bola basket, lapangan yang ciut dan peraturan-peraturan lapangan yang menuntut kecepatan dalam permainan membuat mereka sedikit bisa “beristirahat” atau “mengulur waktu”. Terlebih lagi tinggi para pemain basket umumnya di atas rata-rata. Jadi, tidak heran jika kita melihat Yao Ming (ex-Center Houston “Rockets”) nampak terengah-engah saat berjalan atau lari.

Maka dari itu daya tahan merupakan bagian paling utama dalam komponen kebugaran. Dari daya tahan ini, ia menentukan apakah tubuh kita dapat melanjutkan permainan atau tidak.

Kelenturan

Unsur kelenturan hampir mirip dengan kelincahan. Namun tetap saja berbeda ya, terutama dalam hal saat Anda berusaha memanipulasi bola dengan berbagai gerakan yang dapat menipu lawan. Kelenturan juga dibutuhkan badan saat kita melakukan lay-up dan menghindari blocking lawan.

Koordinasi

koordinasi merupakan kemampuan gerakan saling melengkapi antara satu dengan yang lain sehingga akan menghasilkan suatu gerakan yang sesuai dengan tujuan. Koordinasi dalam permainan bola basket meliputi koordinasi antara tangan dan kaki. Koordinasi antara tangan dengan mata dan kaki, dst.

Unsur-Unsur Kebugaran yang Dibutuhkan

Dalam pandangan kesehatan atau kebugaran badan, maka olahraga bola basket sangat lengkap. Olahraga ini sangat menunjang kebugaran atau kesehatan seorang prajurit yang akan pergi ke medan perang. Bola basket juga sangat cocok agar suhu badan atau bada tetap fit meskipun di musim dingin. Karena permainan ini dapat dimainkan indoor maupun outdoor.

Kedua aspek ini, menurut hemat kami, menjadi bagian terpenting dalam hal penyebarannya yang sangat massif dan cepat saat itu. Begitu juga sebagai gagasan awal terciptannya permainan bola basket. Meskipun terjadi banyak sekali perubahan dalam segi permainannya, namun “roh” dari bola basket kami rasa tetap ada. Yaitu untuk menjaga agar kebugaran badan tetap tercukupi.

Leave a Comment